Greenland Bukan Bagian Alami Denmark, Tapi Wilayah Jajahan


Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Greenland bukan merupakan bagian alami dari Denmark, melainkan wilayah yang diperoleh melalui penaklukan kolonial.

Pernyataan tersebut disampaikan Lavrov di tengah memanasnya perdebatan internasional terkait status dan masa depan Greenland.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam konferensi pers di Moskow pada Selasa (20/1), Lavrov menegaskan Rusia tidak berniat ikut campur dalam urusan Greenland. Ia Bahkan menekankan bahwa Amerika Serikat mengetahui Moskow tidak memiliki agenda untuk mengendalikan wilayah tersebut.

“Secara prinsip, Greenland bukanlah bagian alami dari Denmark, bukan?” ungkap Lavrov, seperti dikutip Reuters.

“Itu Bahkan bukan bagian alami dari Norwegia maupun Denmark. Greenland Merupakan hasil penaklukan kolonial. Fakta bahwa penduduknya Di waktu ini Pernah terjadi terbiasa dan merasa nyaman Merupakan persoalan lain,” tambah Ia.

Sebelumnya, Kepala Negara AS Donald Trump menyatakan ingin merebut Greenland, wilayah otonom Denmark, untuk keamanan nasional. Pada Sabtu pekan lalu, Trump Bahkan mengancam penerapan tarif terhadap Perdagangan Masuk Negeri dari negara-negara Eropa yang menentang rencana tersebut.

Rusia menyambut dengan sikap positif membesarnya perpecahan antara AS dan Eropa terkait isu Greenland. Bertolak belakang dengan, Moskow Bahkan menepis anggapan bahwa Rusia memiliki kepentingan atau rencana untuk menguasai wilayah tersebut.

Sementara itu, Sebanyaknya negara Eropa menilai kebijakan tarif yang diumumkan Trump melanggarkan kesepakatan dagang yang dicapai dengan pemerintahannya pada tahun lalu.

Para pemimpin Uni Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan pada Kamis pekan ini, Nanti akan membahas kemungkinan langkah balasan dalam pertemuan darurat di Brussels.

(rnp/dna)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version