Teknologi Baterai Baru Bisa Simpan Daya Berhari-hari Sekali Cas

loading…

Teknologi Baterai Baru Bisa Simpan Daya Berhari-hari . Foto/ Daily

NEW YORK – Para ilmuwan Pernah mengembangkan teknologi baterai logam litium baru yang menjanjikan masa pakai baterai lebih lama dan kecepatan pengisian daya yang sangat Mudah.

https://www.youtube.com/watch?v=0Y

Menurut jurnal bergengsiAdvanced Materials, sekelompok peneliti di Universitas Nasional Chonnam (Korea Selatan) Pernah berhasil mengembangkan teknologi baterai lithium-metal baru yang menjanjikan masa pakai baterai yang lebih lama untuk ponsel pintar, Sampai sekarang beberapa hari, dan kemampuan untuk terisi penuh hanya dalam beberapa menit.

Jenis elektroda baru dapat mengatasi masalah yang ada pada baterai lithium.
FOTO: SCREENSHOT dari Autoweek

Baterai lithium-metal Merupakan teknologi baterai yang menggunakan kimia serupa dengan baterai lithium-ion tradisional, tetapi mengganti grafit di katoda dengan lithium murni. Hasilnya Merupakan peningkatan kepadatan energi Sampai sekarang sepuluh kali lipat dibandingkan dengan baterai lithium-ion konvensional, sekaligus mengurangi berat dan Mengoptimalkan kecepatan pengisian daya.

Sekalipun demikian, penggunaan litium murni Bahkan menghadirkan tantangan besar, yaitu pembentukan cabang kristal (dendrit). Struktur ini dapat menyebabkan korsleting, melubangi membran, dan menyebabkan panas berlebih, yang mengakibatkan kebakaran dan ledakan.

Saat ini Bahkan, tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Mincheol Chang dari Universitas Nasional Chonnam Pernah mengembangkan elektrolit padat komposit tiga lapis baru yang mencegah pembentukan cabang kristal. Elektrolit ini menggabungkan pengisi keramik dengan kopolimer fleksibel, Mengoptimalkan konduktivitas ionik dan kekuatan mekanik.

Struktur tiga lapis elektrolit terdiri dari dua lapisan luar yang lebih lunak untuk Mengoptimalkan kontak dengan saluran litium, dan kerangka dalam yang kaku. Desain ini tidak hanya Mengoptimalkan konduktivitas tetapi Bahkan mencegah pembentukan cabang kristal.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version