loading…
Tas Tangan dari Kulit Dinosaurus. FOTO/Reuters
Menurut Reuters, pada tanggal 2 April, para ilmuwan dan desainer meluncurkan tas tangan yang terbuat dari kolagen yang diekstrak dari fosil Tyrannosaurus rex (T. rex) di Amerika Serikat. Ini Merupakan kreasi Menarik yang bertujuan untuk menunjukkan nilai kulit yang ditumbuhkan di laboratorium
Tas berwarna turquoise tersebut Di waktu ini dipamerkan di Art Zoo Museum (Amsterdam, Belanda), ditempatkan di dalam sangkar di bawah model T. rex Sampai saat ini 11 Mei. Selanjutnya, tas tersebut Berencana dilelang dengan harga penawaran awal yang diperkirakan melebihi USD500.000.
Menurut tim pengembang, material tersebut dibuat dari fragmen protein kuno yang diambil dari tulang dinosaurus yang Pernah menjadi fosil, kemudian ditanamkan ke dalam sel hewan untuk menghasilkan kolagen, dan selanjutnya diproses menjadi kulit. Proyek ini merupakan kolaborasi antara The Organoid Company, Organoid, dan VML.
Sebelumnya, Organoid dan VML berkolaborasi untuk menciptakan bakso raksasa pada tahun 2023 dengan menggabungkan DNA mammoth berbulu dengan sel domba.
Thomas Mitchell, CEO dari The Organoid Company, mengatakan bahwa proses pengembangan tas “kulit Tyrannosaurus Rex” ini menghadapi banyak tantangan teknis.
Sementara itu, Che Connon dari Lab-Grown Leather Ltd., produsen kulit yang terbuat dari kolagen yang dimodifikasi, mencatat bahwa asal “T. rex” Menyajikan daya tarik Menarik pada produk tersebut.
“Ini bukan hanya alternatif ramah lingkungan pengganti kulit asli, tetapi Bahkan peningkatan teknologi,” tambahnya.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
