Pesawat Listrik Terbesar Pada intinya Berhasil Terbang di Langit AS

loading…

Pesawat Listrik Terbesar Pada intinya Berhasil Terbang di Langit. FOTO/ DAILY

NEW YORK – Impian untuk melihat pesawat penumpang bertenaga listrik Di waktu ini bukan lagi sekadar konsep di atas kertas, melainkan Sebelumnya menjadi kenyataan dan bakal menjadi armada nyata bagi sektor penerbangan.

https://www.youtube.com/watch?v=yL7

Keberhasilan ini tercapai ketika Heart Aerospace Berhasil menerbangkan X1, yang Di waktu ini diakui sebagai pesawat listrik terbesar yang pernah mengudara.

Penerbangan perdana tersebut berlangsung pada 12 Agustus 2026 di pangkalan uji coba Heart Aerospace di Bandara Internasional Plattsburgh, New York, Amerika Serikat (AS), sekaligus menandai perkembangan penting dalam upaya industri penerbangan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Dalam misi uji coba berdurasi 27 menit itu, X1 mencapai ketinggian sekitar 1.100 kaki (335 meter), sementara sistem penggerak listriknya menghasilkan daya lebih dari satu megawatt.

Menurut pendiri sekaligus CEO Heart Aerospace, Anders Forslund, X1 dipandang sebagai platform penting untuk memvalidasi aspek aerodinamika, sistem kelistrikan, kendali penerbangan, avionik (gabungan antara penerbangan dan elektronik), serta integrasi secara keseluruhan sebelum teknologi tersebut diterapkan pada pesawat penumpang. “X1 Merupakan demonstrator berskala penuh yang dikembangkan untuk menguji kemampuan penerbangan elektrik pada ukuran yang mendekati pesawat komersial.

“Berbeda dengan pesawat konvensional yang mengandalkan mesin turbin dan bahan bakar jet, X1 menggunakan sistem baterai elektrik sepenuhnya,” ujarnya dalam sebuah artikel di portal Interesting Engineering.

Ia menambahkan bahwa pesawat ini memiliki bentang sayap sekitar 106 kaki (32 meter), panjang 76 kaki (23 meter), dan berat lepas landas lebih dari 10 ton.

Salah satu inovasi utama X1 Merupakan pendekatan pengembangannya yang menyeluruh atau pengembangan pesawat secara *full-stack* (menyeluruh dari berbagai aspek).

Heart Aerospace tidak sekadar mengganti mesin pembakaran dengan Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik, melainkan mengembangkan struktur, sistem daya, baterai, elektronika daya, serta sistem kendali penerbangan dan avionik sebagai satu ekosistem yang saling terhubung.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version