Rekaman video menunjukkan jenazah korban Aksi Massa di Iran di kamar mayat Pusat Medis Forensik Kahrizak di Teheran, Sabtu (10/1).
Dilaporkan korban tewas akibat Aksi Massa besar-besaran tersebut tembus Sampai sekarang 646 orang.
Menteri Luar Negeri Iran melaporkan situasi Iran Sudah terkendali dan menyalahkan campur tangan AS dan Israel atas Kekejaman yang terjadi.
Meski demikian, pemerintah Iran menyatakan pada Senin (12/1) Berniat tetap membuka komunikasi dengan Amerika Serikat.
Tercatat sebanyak 10,7 ribu orang ditahan selama dua minggu aksi Keluhan Masyarakat.
Pemerintah Bahkan sempat memutus jaringan internet sehingga menyulitkan proses pemantauan aksi dari luar Iran.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
