JAKARTA — Haley Stevens mendadak menjadi pusat perhatian politik Amerika Serikat. Anggota Kongres dari Partai Demokrat itu mengambil langkah mengejutkan. Ia Mendukung kandidat Republik dalam pemilihan Senat Michigan.
Politisi berusia 43 tahun tersebut memilih Mike Rogers. Padahal, kandidat resmi partainya Merupakan Abdul El-Sayed. Keduanya Akan segera bertarung dalam Pemungutan Suara Rakyat 3 November 2026.
Keputusan Stevens bukan sekadar dukungan politik biasa. Ia sebelumnya bersaing langsung dengan El-Sayed dalam pemilihan pendahuluan. Setelah kalah, Stevens sempat menyatakan Mendukung bekas rivalnya.
Sekalipun, hubungan mereka memburuk menjelang pemungutan suara. Perbedaan pandangan mengenai Israel menjadi salah satu sumber perselisihan. Konflik tersebut Bahkan melibatkan iklan kampanye dan tuduhan antisemitisme.
Pada Ahad (1/11/2026), Stevens mengumumkan perubahan dukungannya. Ia tampil bersama Rogers di sebuah gereja Detroit. Kemudian, ia menyampaikan dukungannya melalui video media sosial.
Langkah tersebut memicu kemarahan Sebanyaknya tokoh Demokrat. Sebagian staf Stevens bahkan memilih mengundurkan diri. Perdebatan semakin besar karena Pemungutan Suara Rakyat berlangsung dua hari kemudian.
Dari Tim Ekonomi Obama ke Kongres Amerika
Stevens lahir di Rochester Hills, Michigan, 24 Juni 1983. Ia dibesarkan dalam keluarga yang menjalankan usaha pertamanan. Orang tuanya memiliki Usaha kecil di wilayah Michigan.
Pendidikan menengahnya ditempuh di Seaholm High School, Birmingham. Stevens kemudian melanjutkan pendidikan di American University, Washington. Ia meraih gelar sarjana pada 2005 dan magister pada 2007.
Karier politiknya berkembang melalui kampanye Kepala Negara Amerika. Stevens bekerja untuk kampanye Hillary Clinton pada 2007–2008. Ia kemudian bergabung dengan kampanye Barack Obama.
Setelah Obama menjadi Kepala Negara, Stevens mendapat penugasan penting. Ia menjabat kepala staf U.S. Auto Rescue Task Force. Lembaga itu menangani penyelamatan industri otomotif Amerika.
Krisis keuangan 2008 menghantam industri otomotif Michigan. General Motors dan Chrysler menghadapi ancaman kebangkrutan. Pemerintahan Obama melaksanakan program penyelamatan industri tersebut.
Menurut biografi resminya, Stevens Mendukung pelaksanaan program penyelamatan. Program itu disebut melindungi lebih dari 200 ribu pekerjaan. Pengalaman tersebut membentuk fokus kebijakan ekonominya.
Stevens kemudian bekerja pada bidang manufaktur dan inovasi. Ia terlibat dalam pengembangan kebijakan industri berbasis teknologi. Pengalaman itu menjadi modal memasuki politik elektoral.
Pada Pemungutan Suara Rakyat November 2018, Stevens memenangkan kursi Kongres. Ia mengalahkan kandidat Republik Lena Epstein di Michigan. Kemenangan tersebut mengalihkan kursi yang sebelumnya dikuasai Republik.
Stevens mulai menjabat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika pada Januari 2019. Ia kemudian memenangkan pemilihan ulang dalam beberapa periode. Daerah pemilihannya mencakup kawasan pinggiran Detroit.
Di Kongres, ia aktif membahas kebijakan manufaktur. Stevens Bahkan Mendukung pengembangan teknologi dan penelitian ilmiah. Ia terlibat dalam pembahasan CHIPS and Science Act.
Loading…
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











