loading…
Di saat pasar otomotif nasional didominasi Kendaraan Pribadi berbadan besar, Aion UT justru mencetak Catatan Unggul penjualan tertinggi di kelas medium hatchback listrik. Foto: GAC Aion
Angkanya tidak main-main untuk sebuah Kendaraan Pribadi kompak tanpa buntut: 242 unit. Itu data wholesales (distribusi pabrik ke diler) resmi dari Gaikindo.
Mengapa Aion UT laku? Jawabnya ada pada dua hal mendasar: hitungan baterai dan harga jual.
Aion UT varian Standard dijual Rp325 juta (OTR Jakarta). Baterainya berkapasitas 44,12 kWh. Dalam kondisi penuh, ia bisa lari sejauh 400 kilometer (Sesuai ketentuan pengujian NEDC).
Bagi yang sering ke luar kota, ada varian Premium. Harganya Rp375 juta. Selisih Rp50 juta, tapi baterainya jauh lebih besar: 60 kWh. Jarak tempuhnya pun tembus 500 kilometer.
Keduanya sama-sama digerakkan oleh Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik bertenaga 150 kW. Torsinya lumayan besar: 210 Nm. Cukup menghentak untuk stop and go di jalanan kota. Kendaraan Pribadi ringkas, torsi gede.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
