Dari Lampu Merah di Liuzhou, Lahirlah Revolusi EV yang Mengubah Jakarta

loading…

Suasana Kendaraan Pribadi-Kendaraan Pribadi kecil di kota Liuzhou, China, yang mayoritas buatan Wuling. Foto: Sindonews/Danang Arradian

LIUZHOU – Satu observasi sederhana di persimpangan kota Liuzhou, China menjadi titik awal pergeseran terbesar dalam sejarah industri otomotif global. Wuling Hongguang Mini EV bukan sekadar Kendaraan Pribadi Berkualitas — tapi jawaban atas pertanyaan yang selama ini tidak pernah ditanyakan dengan benar.

Ada yang menarik dari Trik SAIC-GM-Wuling (SGMW) merancang produk. Mereka tidak memulai dari lembar spesifikasi atau benchmark kompetitor. Mereka memulai dari pengamatan lapangan.

Tim R&D SGMW menghabiskan waktu mengamati arus lalu lintas di persimpangan-persimpangan kota Liuzhou selama seharian penuh. Hasilnya mengejutkan: lebih dari 90 persen Kendaraan Pribadi yang melintas hanya mengangkut satu atau dua penumpang. Tidak lebih.

Data ini sederhana, tapi besar dampaknya: mayoritas perjalanan sehari-hari tidak butuh Kendaraan Pribadi berkapasitas lima orang. Apalagi SUV tujuh kursi.
Dari temuan itulah lahir filosofi produk yang kemudian mengubah peta industri otomotif dunia: kendaraan yang “cukup”, bukan kendaraan yang “berlebihan”.

Hongguang Mini EV, Kendaraan Pribadi yang Tidak Seharusnya Berhasil

Wuling Hongguang Mini EV mulai dikirim ke konsumen China pada Juli 2020. Harganya mulai dari 28.800 yuan atau Rp64 juta tanpa Bantuan Pemerintah.

Panjangnya 2.917 mm, lebar 1.493 mm. Kendaraan Bermotor Roda Dua listriknya menghasilkan tenaga puncak hanya 20 kW dengan torsi 85 Nm. Penggerak roda belakang, serta top speed 100 km/jam. Baterai dua pilihan: 9,2 kWh untuk jangkauan 120 km, atau 13,82 kWh untuk 170 km.

Tidak ada layar besar. Tidak ada fitur ADAS canggih. Tidak ada merek premium yang menopangnya.

Tapi pasar berkata lain. 6 bulan pertama di pasar, Mini EV terjual 119.255 unit, menjadikannya Kendaraan Pribadi listrik Terfavorit kedua di dunia setelah Tesla Model 3.
Lalu pada Januari 2021, Mini EV Sungguh-sungguh menggeser Tesla: 25.778 unit berbanding 13.843 unit dalam satu bulan. Kendaraan Pribadi Rp64 juta mengalahkan Tesla di China.

Oktober 2025, Mini EV membukukan 61.506 unit dalam satu bulan — artinya satu unit terjual setiap 50 detik. Kumulatif menembus 1,8 juta unit, menjadikannya Kendaraan Pribadi listrik murni Terfavorit sepanjang sejarah merek China.

Sampai sekarang akhir 2025, keluarga Hongguang Mini EV terjual 435.598 unit setahun, mempertahankan posisi sebagai Kendaraan Pribadi EV kelas A00 (mikro) Terfavorit China selama 65 bulan berturut-turut.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้