Cerita Ibu Hamil Ikut Pelatihan Militer kandidat Manajer Kopdes

WAHYUNI Fitri dan Berlianti Hasibuan, dua kandidat manajer koperasi desa merah putih, tengah hamil muda saat mengikuti pelatihan dasar militer di Pusat Pendidikan Kesehatan Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat, Jakarta Timur. Usia kandungan dua perempuan asal Riau itu baru memasuki minggu kelima saat pertama masuk ke barak militer pada 14 Juni 2026.

Saat ini Bahkan, kehamilan mereka memasuki usia delapan Sampai sekarang sembilan minggu. “Terhitung minggu ini itu masuk minggu ke delapan, sih,” kata Wahyuni, saat ditemui di sela kegiatan pelatihan di Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026. 

Ia bercerita baru mengetahui tengah berbadan dua setelah dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti kegiatan pelatihan kandidat manajer. Saat menjalani tes kesehatan sebagai bagian dari proses seleksi, kehamilannya belum terdeteksi. 

“Pada saat tes kesehatan belum diketahui hamil. Baru diketahui setelah pengumuman kelulusan. Kami periksa sendiri,” kata Wahyuni. 

Setelah mengetahui kehamilannya, Wahyuni berdiskusi dengan suaminya sebelum memutuskan tetap berangkat mengikuti pelatihan. Menurut Ia, keputusan itu diambil karena Pernah terjadi melalui seluruh tahapan seleksi yang panjang Sampai sekarang Pada akhirnya dinyatakan lulus. “Pernah melakukan tes tahap demi tahap, Pernah panjang, dan ini Pernah penentu kelulusan, makanya saya tetap datang,” ujarnya.

Alasan serupa Bahkan yang mendorong Berlianti tetap berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan dasar militer meski tengah mengandung untuk pertama kalinya. Perempuan 30 tahun itu mengaku sempat khawatir kehamilannya membuat dirinya tidak bisa melanjutkan statusnya sebagai kandidat manajer koperasi. 

Ia lantas mengadukan kondisinya kepada penyelenggara sebelum berangkat mengikuti pembekalan. “Kemudian kita diskusikan, ternyata ada Skor Seandainya ada kesehatan masalah kesehatan bisa diinformasikan, seperti itu,” kata Berlianti. 

Selama hampir tiga minggu mengikuti pendidikan di satuan pendidikan TNI, Wahyuni dan Berlianti mengaku belum mengalami hambatan berarti. Keduanya mendapat kelonggaran untuk tidak mengikuti latihan fisik di lapangan. Selama kegiatan latihan, mereka hanya menyaksikan jalannya latihan tanpa ikut serta dalam Gerakan.

Ditambah lagi, keduanya diberikan keleluasaan untuk beristirahat Seandainya merasa kelelahan selama mengikuti kegiatan. “Kami tetap melihat proses latihan, tapi tidak diikutkan dalam kegiatan fisik tersebut,” kata Wahyuni.

Saat ditemui siang itu, Wahyuni dan Berlianti tengah mengikuti materi pembelajaran di dalam ruangan. Keduanya tampak mengenakan seragam loreng khas tentara, dengan penanda berupa kain biru yang diikat di lengan atas sebagai pembeda dari peserta lain. 

Kedua ibu hamil tersebut memutuskan tetap melanjutkan pelatihan yang diselenggarakan TNI meski sempat ditawari untuk pulang setelah dilakukan evaluasi pada pekan lalu. Wahyuni mengaku enggan berhenti di tengah jalan karena Pernah terjadi menempuh separuh rangkaian pelatihan untuk menjadi nantinya resmi dilantik menjadi manajer koperasi. “Lagi pula kami di sini Bahkan diberi keringanan dan perhatian,” tuturnya. 

Sebelumnya, Kementerian Lini belakang menyatakan panitia seleksi dan penyelenggara program sedari awal tidak membatasi partisipasi ibu hamil. Sehingga saat mereka lolos maka bisa melanjutkan ke tahap rekrutmen Sampai sekarang akhir.

Sekalipun, setelah serangkaian kasus meninggalnya peserta SPPI saat mengikuti pelatihan dasar militer, Kementerian Lini belakang mengevaluasi pelaksanaan program tersebut. Salah satu hasil evaluasi Merupakan memulangkan 32 peserta yang Dalam proses hamil dari berbagai satuan pendidikan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Lini belakang Mayor Jenderal Ketut Gede Wetan Pastia mengatakan pemulangan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kesehatan peserta dan alasan kemanusiaan. “Dengan pertimbangan perkembangan kesehatan, dengan alasan kemanusiaan, ada 32 orang tahap pertama dipulangkan dengan talent pool,” kata Ketut di kantor Kementerian Lini belakang, Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้