KOMISI I Dewan Perwakilan Rakyat menggelar rapat kerja bersama Menteri Lini pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara tertutup di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Agenda hari ini membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Lini pertahanan/TNI untuk tahun 2027.
Turut hadir dalam rapat itu Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Mohammad Tonny Harjono.
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Utut Adianto berujar, rapat hari ini Sebelumnya memenuhi kuorum. “Mengikuti catatan Sebelumnya tujuh fraksi yang hadir dan Mengikuti kuorum Sebelumnya memenuhi tata tertib,” ucap Utut di ruang rapat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta, pada Rabu pagi.
Kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, pembahasan dengan Kemenhan dan tiga matra TNI ini bersifat strategis lantaran mengandung unsur kerahasiaan negara. Maka dari itu, rapat disepakati untuk digelar secara tertutup.
“Ibu, Bapak, saya mohon persetujuannya, karena ini sifatnya sangat strategis dan sekaligus ada unsur kerahasiaan negara, dengan ini saya mohon persetujuan rapat dinyatakan tertutup. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, rapat kami buka dan kami nyatakan tertutup,” kata Utut.
Sampai sekarang berita ini ditulis, rapat beragendakan pembahasan rencana kerja Kementerian Lini pertahanan dan institusi TNI untuk tahun depan itu masih berlangsung.
Pilihan Editor: Dari Kantor ke Barak, Target Besar ASN Jadi Komcad
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











