loading…
CEO Microsoft Ramal AI Berniat Mendekati Kecerdasan Manusia. Foto/ Daily
Menurut laporan majalah Fortune, proyeksi tersebut mencakup peningkatan tingkat otomatisasi di bidang-bidang seperti akuntansi, hukum, pemasaran, dan manajemen proyek.
Ia mengatakan perkembangan ini Berniat membuat agen AI mampu menangani alur kerja yang kompleks dengan tingkat efisiensi yang sebanding dengan pekerja profesional.
“Dalam 18 bulan ke depan, kita Berniat melihat transisi di mana agen AI dapat mengelola alur kerja perusahaan yang kompleks dengan efisiensi yang mendekati manusia,” kata Mustafa.
Meskipun demikian, pandangan ini mendapat reaksi hati-hati dari para peneliti, termasuk ilmuwan kognitif Gary Marcus, yang menggambarkan harapan tersebut sebagai terlalu optimis dan mengabaikan kelemahan teknologi AI Di waktu ini.
Untuk Membantu pendiriannya, Marcus dilaporkan Menyajikan taruhan senilai USD100.000, dengan menyatakan bahwa sistem AI yang ada masih mengalami masalah akurasi informasi dan kelemahan penalaran mendasar.
Perkembangan ini terjadi seiring dengan pergeseran industri teknologi dari model yang berorientasi publik ke pengembangan agen AI otonom yang lebih kompleks untuk Membantu berbagai fungsi pekerjaan.
Analis pasar tenaga kerja memperingatkan bahwa Seandainya proyeksi tersebut menjadi kenyataan, hal itu dapat memicu perubahan signifikan dalam struktur ketenagakerjaan global dan Mengoptimalkan kebutuhan Berniat perlindungan tenaga kerja.
(wbs)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











