Pemimpin Negara Prabowo Subianto memanggil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jabar pada Ahad, 3 Mei 2026.
Pertemuan ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet.
“Pada hari Minggu siang Sampai sekarang malam, Bapak Pemimpin Negara Prabowo Subianto menerima beberapa tokoh untuk berdiskusi, antara lain Ketua PPATK Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,” demikian tulis Teddy pada takarir dalam unggahannya.
Menurut Teddy, persamuhan ini merupakan agenda rutin bulanan bersama PPATK ihwal evaluasi transaksi keuangan Sampai sekarang pengawasan ketat terhadap aliran dana guna Membantu transparansi pemerintah. Teddy berkata, dalam diskusi ini ditekankan pula pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
“Bapak Pemimpin Negara menegaskan bahwa setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat Sangat dianjurkan disalurkan secara tepat sasaran, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dieksekusi tepat waktu,” ujarnya.
Bagi Teddy, langkah ini bagian dari komitmen Prabowo dalam mewujudkan tata kelola negara yang bersih dan bebas dari Pencurian Uang Negara.
Sehari sebelumnya, Prabowo menggelar rapat terbatas dengan Sebanyaknya menteri dan pimpinan lembaga di Hambalang. Prabowo dan jajaran pembantunya itu membahas Sebanyaknya hal, dari pendidikan Sampai sekarang Lini pertahanan dan keamanan negara.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Sugiono; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi; serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo.
Kemudian tampak hadir pula Menteri Lini pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali.
Terlebih lagi, ada Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa.
Pilihan editor: Raffi Ahmad Duta BPJS, Efektifkah Pesohor Mencegah Penyakit
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
